Tiap ada figur publik atau artis yang lagi naik daun, bersikap ramah dikit di kamera, atau berhasil bikin gerakan sosial, kolom komentarnya langsung kompak:
"Fix, Presiden berikutnya!" 😭
Waduh, pelan-pelan Pak Sopir...
Ngarah ke kursi RI 1 itu nggak sesimpel bikin konten yang FYP atau ngatur jadwal collab. Kalau cuma modal disukai banyak orang, bayangin rapat kabinet isinya cuma bagi-bagi giveaway sama pembacaan komentar netizen.
Realitas ngurus negara itu ribetnya minta ampun. Harus pusing mikirin APBN, diplomasi luar negeri, birokrasi berbelit, sampai negosiasi sama partai-partai politik yang dramanya kalah-kalahin sinetron rating satu. Bikin warkop aja butuh perhitungan matang, apalagi nyatuin aspirasi ratusan juta kepala yang mau pahamnya beda-beda.
Mengagumi karya atau kebaikan seseorang itu bagus banget. Tapi kalau tiap ada yang populer langsung digadang-gadang jadi presiden, kasihan figur publiknya—lagi enak-enak berkarya malah dikasih beban hidup segede gaban.
Yuk bedain mana panggung hiburan, mana panggung tata kelola negara. Jangan sampai besok ada seller TikTok Live yang ramah banget, langsung diketik: "Cocok nih jadi Menteri Perdagangan!" 🤣
Tidak ada komentar:
Posting Komentar